Langsung ke konten utama

3 Ulama Paling Terkenal Lulusan Qom


1. Ayatollah Ruhullah Khomeini

Imam Khomeini adalah salah satu ulama paling berpengaruh yang lahir dan menimba ilmu di Qom. Beliau belajar di Hawzah Ilmiyyah Qom dan menjadi murid dari para marja' besar seperti Ayatollah Haeri Yazdi. Di Qom, Imam Khomeini bukan hanya dikenal sebagai ahli fikih dan filsuf, tetapi juga sebagai tokoh revolusioner yang menginspirasi perubahan besar di Iran. Dari kota inilah, beliau memulai dakwah politiknya melawan rezim Shah, yang akhirnya membawa pada Revolusi Islam 1979. Qom menjadi saksi awal perjuangan beliau dalam membangun kesadaran umat terhadap keadilan sosial dan pemerintahan berbasis syariat Islam.



2. Ayatollah Wahid Khurrasani

Ayatullah Wahid Khurasani adalah salah satu marja' dan ulama besar Syiah yang menetap di Kota Qom. Beliau dikenal luas karena kedalaman ilmunya dalam bidang fikih dan ushul fiqh, serta keteguhannya dalam membimbing para penuntut ilmu di Hawzah Ilmiyyah Qom. Lahir di Khurasan, Iran, ia kemudian melanjutkan studi ke Najaf sebelum akhirnya menetap di Qom dan menjadi salah satu tokoh terkemuka di dunia keilmuan Islam. Ceramah dan pelajaran beliau selalu dipadati oleh santri dari berbagai negara, menjadikannya sosok ulama panutan yang disegani karena keluasan ilmu dan ketawadhuannya.



3. Ayatollah Ali Khamenei

Sayyid Ali Khamenei adalah Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran sekaligus salah satu ulama besar lulusan Hawzah Qom. Beliau pernah menimba ilmu di Qom dari guru-guru besar seperti Ayatullah Khomeini dan Ayatullah Milani. Selain dikenal sebagai pemimpin politik, Sayyid Khamenei juga memiliki kedalaman ilmu di bidang tafsir, sejarah Islam, dan fikih. Peran beliau sangat penting dalam meneruskan cita-cita revolusi Islam serta menjaga peran ulama dalam kepemimpinan umat. Hingga kini, beliau tetap aktif menyampaikan ceramah, membimbing generasi muda, dan menjadi simbol persatuan umat Syiah di Iran dan dunia.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Pemandangan Alam Kota Qom

1. Danau Namak Danau Namak adalah danau garam besar yang terletak di sebelah timur Kota Qom, dan menjadi salah satu fenomena alam unik di wilayah tersebut. Danau ini memiliki permukaan yang luas dan tertutup lapisan garam putih, menciptakan pemandangan yang memukau, terutama saat matahari terbenam. Meski tidak berisi air sepanjang tahun, sisa-sisa air di musim tertentu menciptakan pantulan langit yang indah seperti cermin raksasa. Selain nilai estetisnya, Danau Namak juga memiliki potensi ekonomi melalui penambangan garam, serta menjadi tempat populer untuk wisata alam dan fotografi. 2. Gunung Putih Gunung Sefid di selatan Kota Qom, Iran, merupakan destinasi yang memiliki nilai religius dan alamiah tinggi. Dikenal juga sebagai Gunung Khidr Nabi, tempat ini diyakini sebagai lokasi ibadah Nabi Khidr (as) ribuan tahun silam, dengan sebuah gua yang kini diubah menjadi masjid kecil untuk ziarah. Selain menjadi tempat suci, Gunung Sefid menawarkan keindahan alam dan keanekaragaman hayati, te...

Tragedi Tsunami Aceh 2004

  Video ini menyajikan rangkaian informasi tentang peristiwa Tsunami Aceh 26 Desember 2004 , salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah Indonesia. Melalui penjelasan singkat dan visual pendukung, video ini mengulas waktu kejadian, penyebab tsunami, kekuatan gempa, wilayah terdampak, hingga dampak kemanusiaan yang ditimbulkan. Selain itu, video ini juga menampilkan kronologi kejadian serta pelajaran penting yang dapat diambil, khususnya tentang pentingnya mitigasi bencana, sistem peringatan dini, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Konten ini dibuat sebagai materi edukasi dan pengingat , agar peristiwa serupa dapat dihadapi dengan pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik di masa depan.                                 Ilustrasi tsunami Aceh 2004

3 Makanan Khas Kota Qom

1. Sohan Sohan adalah manisan khas Kota Qom yang sangat terkenal di seluruh Iran dan menjadi oleh-oleh wajib bagi para peziarah. Terbuat dari campuran tepung gandum, mentega, gula, saffron, kapulaga, dan kacang pistachio, Sohan memiliki rasa manis, aroma harum, dan tekstur renyah yang khas. Manisan ini biasanya dikemas dalam kotak cantik dan dijual di toko-toko sekitar Haram Sayyidah Fatimah Maksumah. Selain menjadi bagian dari budaya kuliner, industri Sohan juga menjadi sumber mata pencaharian utama bagi banyak warga Qom, menjadikannya simbol kebanggaan kota yang memadukan cita rasa, tradisi, dan ekonomi lokal. 2. Ash-e Emam Ash-e Emam adalah salah satu hidangan tradisional khas Kota Qom yang biasanya disajikan pada acara-acara keagamaan, terutama untuk mengenang para Imam Ahlulbait. Makanan ini berupa sup kental yang terbuat dari campuran kacang-kacangan, gandum, bumbu rempah, dan sayuran seperti bayam atau daun bawang. Rasanya gurih dan hangat, sangat cocok disantap di musim dingin ...